Content: / /

Tingkatkan Daya Saing UMKM, KADIN Surabaya dan PT Telkom Teken MoU

Info Kadin

22 Oktober 2016
Tingkatkan Daya Saing UMKM, KADIN Surabaya dan PT Telkom Teken MoU

M Nasrun Ihsan (GM Witel Surabaya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk) dan Ketua Jamhadi (Ketua KADIN Surabaya) usai penandatanganan MoU disaksikan Wisnu Sakti Buana (Wakil Walikota Surabaya), Benny Siswanto (Kepala KPw BI Jawa Timur), Deddy Suhajadi (Plt Ket

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Surabaya dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) melakukan penandatanganan kerjasama dalam rangka meningkatkan daya saing usaha mikro kecil menengah (UMKM) serta permodalan  untuk UMKM di Kota Surabaya.

Kerjasama keduanya ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang dilakukan Ketua KADIN Surabaya, Dr Ir Jamhadi, MBA dan General Manager Wilayah Telkom Surabaya, Muhammad Nasrun Ihsan, pada saat acara Seminar dan Rapat Kerja KADIN Surabaya ke-1, yang digelar di Shangri-La Hotel Surabaya pada 19 Oktober 2016.

Penandatanganan MoU ini disaksikan sejumlah pengusaha dan pejabat di Surabaya, diantaranya Benny Siswanto (Kepala Kantor Wilayah Jawa Timur, Bank Indonesia), Wisnu Sakti Buana (Wakil Walikota Surabaya, Muhammad Mahmud dan Achmad Zakaria (anggota parlemen Surabaya), Endang Suwartini (Direktur Industri Kecil dan Menengah, Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kementerian Perindustrian), Deddy Suhajadi (Pelaksana Tugas Ketua Umum KADIN Jawa Timur), dan beberapa tamu penting lainnya.

Kerjasama ini diharapkan memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan daya saing UMKM di Kota Surabaya. Dalam hal ini, masing-masing pihak memiliki peran dan tugas yang bisa disinergikan dan saling mendukung satu sama lainnya.

KADIN sebagai wadah pengusaha dan mitra pemerintah dengan visinya menuju ekonomi Indonesia yang tangguh dan berkeadilan, punya peran untuk memajukan ekonomi salah satunya melalui pengembangan UMKM.

Dalam kaitan pengembangan UMKM ini, KADIN Surabaya punya Klinik Bisnis yang dilaksanakan setiap minggu. Klinik Bisnis ini bertujuan untuk memberikan bimbingan kepada UMKM, baik dari sisi pengolahan produk, kemasan yang menarik, manajemen keuangan, dan manajemen pemasaran melalui pameran dan pemanfaatan teknologi informasi.

KADIN juga memfasilitasi pelaku UMKM untuk bekerjasama dengan buyer melalui business to business (b to b). Peran dan tugas KADIN tersebut akan lebih lengkap dengan dukungan Telkom.

Telkom sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencanangkan digital ekonomi Indonesia menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Tentunya, dalam mewujudkan ini Telkom tidak dapat melakukan sendiri namun memerlukan mitra kerjasama. Untuk itu, Telkom Witel Surabaya menyambut baik kerjasama dengan KADIN Surabaya.

Sebagai TIMES (Telecommunication, Information, Media, Edutainment, Services) company, Telkom mendorong mitra binaan untuk goes to digital, dan hal itu telah dilakukan dengan membangun Kampung-Kampung UKM Digital serta BLC (Broadband Learning Center), juga WiFi Corner, untuk memberi kemudahan pelaku bisnis dalam menjalankan usahanya.

Mereka diberi pelatihan bagaimana membuat laporan secara digital, blog atau website. Ini bertujuan untuk mempermudah pengawasan, monitoring usaha serta memperkenalkan jenis produknya melalui IT yang telah disediakan, sehingga mudah untuk mengetahui apakah usaha mitra ini berjalan atau tidak.

Di Surabaya, Telkom telah membangun Kampung UKM Digital. Kampung UKM Digital di Surabaya yang sudah dibangun ialah Kampung UKM Digital Tas Gadukan. Sentra industri yang berlokasi di Kelurahan Morokrembangan berisi sekitar 60 Pengrajin yang menekuni usaha pembuatan tas. Produknya antara lain tas fashion, tas anak sekolah, tas laptop, dan lainnya. Rata-rata usaha mereka sudah berjalan 7 tahun.

Telkom juga membangun Kampung Digital di Kecamatan Karangpilang Surabaya. Targetnya, sampai akhir tahun 2016 bisa membangun 5 Kampung Digital di Surabaya. Untuk di Jawa Timur, Telkom menargetkan bisa membangun 35 Kampung UKM Digital sampai akhir tahun, sehingga total Kampung UKM Digital di seluruh Jawa Timur mencapai 50-60.

Kampung UKM Digital didirikan karena berdasarkan hasil survei yang dilakukan lembaga konsultan maupun data dari Kementrian menunjukkan, bahwa Information, Communication, dan Technology (ICT) berkontribusi dalam pengembangan UKM Indonesia.

UKM yang memanfaatkan ICT lebih berhasil dalam peningkatan revenue, skala usaha, serta kapasitas dan kapabilitas UKM. ICT juga dapat memudahkan UKM menjalankan usahanya. Pengembangan Kampung UKM Digital melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dengan mengedepankan 3C (connectivity, content, dan commers).

Setiap Kampung UKM Digital diberi bantuan dua komputer dan 2 meja, 5 kursi, dan internet gratis selama setahun dengan kapasitas 10 mega byte.

Selain Kampung UKM Digital, Telkom memberi pinjaman dana bergulir untuk anggota Kampung UKM Digital. Nilainya berkisar antara 5 juta - 75 juta rupiah dengan bunga 6 %.

Sampai dengan triwulan III tahun 2016 ini, sebanyak 391 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) mendapatkan dana pinjaman dari Telkom wilayah Jatim Bali Nusra. Total dana program bergulir CDC (community development center) ini mencapai 14,7 miliar rupiah.

Secara total, di tahun 2016 sampai dengan triwulan ke 3 jumlah dana bergulir yang disalurkan CDC Telkom Regional V sebesar 44 miliar rupiah dengan 1.230 Mitra Binaan Telkom Regional V Jatim Bali Nusra.

Ketua KADIN Surabaya, Dr Ir Jamhadi, MBA, menyambut baik kerjasama antara Telkom dan KADIN. Sinergi ini diharapkan akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan daya saing UMKM di Kota Surabaya. (*)

 

 

Tinggalkan Komentar

www.kadinsurabaya.or.id adalah website resmi Kadin Surabaya

ketua Kadin Surabaya

Facebook

Office

Address:
Kompleks Ruko Manyar Megah Indah RMI Blok C-25 Jl. Ngagel Jaya Selatan
Surabaya 60284

Phone:
031-5043733, 5043569

Fax:
031-5026120

Email:
kadinsurabaya@yahoo.com