Content: / /

Serapan Beras Bulog Jatim Capai 32 Persen Dari Pengadaan Nasional

Ekbis

12 Juni 2017
Serapan Beras Bulog Jatim Capai 32 Persen Dari Pengadaan Nasional

foto: kominfo jatim.

 Hingga periode 11 Juni 2017, serapan Perum BULOG Divre Jatim sebesar 32 persen atau 373.327 ton dari pengadaan gabah beras seluruh Indonesia. Serapan tersebut dari total realisasi Selindo 1.173.848 ton.

Hal tersebut disampaikan Direktur SDM dan Umum Perusahaan Perum Bulog, Wahyu Suparyono, Senin (12/6) dihadapan angota Komisi VI dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI di gudang Sub Divre Surabaya Utara di Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

Dikatakannya, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi produsen penyokong ketersediaan komoditas di Indonesia. Dimana Perum BULOG Divre Jatim berperan dalam menjaga ketersediaan komoditas strategis di seluruh Indonesia dengan melakukan move out atau pindah komoditas strategis keluar Provinsi Jawa Timur.

Pengiriman beras tanggal 19 April 2017 dari Divre Jatim ke Prov.Kaltim (Samarinda) sebanyak 3 kontainer (± 75 ton) yang diresmikan oleh Menteri Perdagangan RI dan Gubernur Jawa Timur, dan pengiriman gula tanggal 19 April 2017 dari Divre Jatim ke Prov.Papua (Manokwari) sebanyak 3 kontainer (± 75 ton) yang diresmikan oleh Menteri Perdagangan RI dan Gubernur Jawa Timur.

Peran serta Perum BULOG Divre Jatim dalam memastikan ketersediaan stok di masing-masing kabupaten/kota dalam menjaga stabilisasi harga di tingkat konsumen, dilakukan melalui pendirian outlet Rumah Pangan Kita (RPK) yang sudah terbentuk sebanyak 3.795 Sahabat RPK.

Komitmen Perum BULOG Divre Jatim dalam menjaga stabilisasi harga dilakukan melalui Gerakan Stabilisasi Pangan, Kegiatan pasar murah, Operasi Stabilisasi, Harga (OSH) komoditas strategis (bawang merah, bawang putih, cabai) dengan bekerja sama dengan instansi terkait dan organisasi/kelompok masyarakat (HKTI, PGRI, Ponpes dll).

Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI di Jawa Timur diikuti 13 orang anggota Komisi VIDPR RI. Selain melakukan kunjungan di gudang Bulog, mereka juga melakukan kunjungan kesejumlah pasar yang ada di Surabaya. Mereka melakukan tinjauan harga bahan-bahan pokok di Pasar Wonokromo, Pasar Pucang, dan pasar Keputran, Surabaya.

Azam Azman Natawijana, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI memimpin rombongan ini. Mereka sempat meninjau harga bahan pokok, di outlet Badan Urusan Logistik (Bulog) dan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Persero, di halaman depan Pasar Wonokromo.

Rombongan juga meninjau harga bahan pokok di dalam pasar. Mereka menemukan, harga daging sapi dengan kualitas paling baik masih berada di kisaran harga Rp 110 ribu.

"Harga daging fresh tidak sampai Rp 150 ribu seperti dulu. Rata-rata Rp 110 ribu dan ada pilihan harga Rp 80 ribu, atau lebih murah. Jadi harga-harga stabil, tidak ada gejolak," kata Azam.

Harga bahan pokok yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan, menurutnya, sudah tercapai. Masalahnya adalah daya beli masyarakat yang menurun. Ini tampak dengan adanya penurunan omzet pedagang mencapai 40 persen.

Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan, Srie Agustina mengatakan, omzet pedagang menurun karena banyaknya pasar murah. "Penyebabnya, karena banyak pasar murah nih. Kalau pedagang di sini (Pasar Wonokromo) tidak mau menjual murah, akibatnya masyarakat tidak akan membeli ke sini," ujarnya.

Srie mengatakan, pemerintah sudah memberikan preferensi harga bahan pokok. "Harga bahan pokok di pasar Wonokromo sudah sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah," katanya.

Misalnya daging. Sudah ada ketentuan, harga daging termahal, daging segar paha belakang, Rp 105 ribu. Ada juga harga daging beku Rp 80 ribu, harga daging segar paha belakang Rp 98 ribu dan daging sandung lamur, Rp 80 ribu. Demikian halnya harga bahan pokok lain seperti beras, gula pasir, dan bawang merah. "Bawang putih memang belum masuk dalam ketentuan ini," ujarnya. (jnr/zainuddin).

Tinggalkan Komentar

www.kadinsurabaya.or.id adalah website resmi Kadin Surabaya

ketua Kadin Surabaya

Facebook

Office

Address:
Kompleks Ruko Manyar Megah Indah RMI Blok C-25 Jl. Ngagel Jaya Selatan
Surabaya 60284

Phone:
031-5043733, 5043569

Fax:
031-5026120

Email:
kadinsurabaya@yahoo.com