Content: / /

Saat Proyek Pemkot Surabaya Diganggu Mahluk Gaib

Properti

14 Juli 2017
Saat Proyek Pemkot Surabaya Diganggu Mahluk Gaib

Ritual tumpengan di lokasi proyek saluran tipe A di jalan Sukolilo Larangan- Jalan Kenjeran, Surabaya

Di tengah modernisasi zaman, keberadaan mahluk astral tidak bisa dielakkan lagi. Mereka selalu berdampingan dengan manusia, tapi manusia terkadang tak menyadari hal itu.

Percaya atau tidak, keberadaan mahluk gaib tersebut mulai dirasakan pekerja proyek saluran tipe A di jalan Sukolilo Larangan- Jalan Kenjeran, Surabaya, milik Dinas Pekerjaan Umum dan Cipta Karya Kota Surabaya di bawah Pemkot Surabaya. Berulangkali, pekerja proyek tersebut mendapatkan ‘teror’ dari mahluk gaib, bahkan tiap mala Jumat tiba, suasana semakin menyeramkan. Hal itu membuat bulu kuduk berdiri.

Keganjilan yang sering dirasakan pekerja proyek, diantara muncul suara-suara aneh di bekas makam dekat proyek tersebut. Yang lebih parah, backhoe yang digunakan untuk mengangkat box culvert seringkali jatuh ke galian seakan-akan ada kekuatan yang mendorongnya.

Dan petugas pelaksana proyek tersebut dari PT Widia Karya Dharma, mengakui sudah 6 kali mengganti backhoe dalam kurun waktu bulan Juli ini. “Backhoe yang digunakan sudah 6 kali rusak,” kata Nurhadi, salah satu pengawas proyek Pembangunan Penyediaan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana tersebut.

Proyek yang dilaksanakan memang dekat dengan Makam Islam. Di samping proyek itu, juga terdapat bekas makam yang diperkirakan makam pada zaman Belanda.

Menurut warga sekitar, meski tiap hari lokasi itu ramai dikunjungi wisatawan Taman Hiburan Pantai Kenjeran, dan juga banyak masyarakat yang hulu lalang di sekitar itu, namun kesan angker tetap melekat di tempat itu.

Maka, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, diadakanlah tumpengan. “Sebelum proyek ini dilaksanakan, kami sudah menggelar tumpengan seadanya. Tapi kesan angker itu masih ada,” kata Nurhadi.

Lalu, pihak pelaksana mengadakan tumpengan untuk kedua kalinya pada Kamis malam Jumat kliwon, atau 13 Juli 2017. Selain nasi dan lauknya, tumpengan itu juga dilengkapi kelapa, sisir, kembang tujuh rupa, beras, pisang, dan jajan pasar sebanyak 7 jenis.

H Umar, yang memimpin ritual atau doa itu tidak mengelak jika di sekitar lokasi proyek banyak mahluk gaib atau penunggunya. Bukan kali ini saja H Umar menangani kasus ini, dia juga pernah memimpin doa tumpengan di lokasi proyek di Kenjeran itu juga.

“Saat itu, ada pekerja yang kesurupan. Tapi kalau di lokasi ini, kami ingin kulo nuwun (bahasa Jawa : permisi),” kata H Umar.

Usai berdoa bersama di lokasi proyek, H Umar kemudian pergi ke tempat tak jauh dari lokasi proyek itu untuk menebar bunga. “Di awal pekerjaan harusnya kulonuwun dulu dan dibanca’i (diberi hidangan),” lanjut H Umar. 

Usai ritual itu, backhoe kembali melaksanakan pekerjaan. Kejadian aneh yang sebelumnya menimpa beberapa pekerja, semalam tidak seperti sebelumnya. Rencananya, proyek itu akan selesai pada 4 September 2017. (Junaidi)

Tinggalkan Komentar

www.kadinsurabaya.or.id adalah website resmi Kadin Surabaya

ketua Kadin Surabaya

Facebook

Office

Address:
Kompleks Ruko Manyar Megah Indah RMI Blok C-25 Jl. Ngagel Jaya Selatan
Surabaya 60284

Phone:
031-5043733, 5043569

Fax:
031-5026120

Email:
kadinsurabaya@yahoo.com