Content: / /

Rising 50, Peringatan 50 Tahun Hubungan Singapura-Indonesia

Info Kadin

13 April 2017
Rising 50, Peringatan 50 Tahun Hubungan Singapura-Indonesia

Dr Ir Jamhadi, MBA, bersama Dubes Indonesia di Singapura, I Gusti Ngurah Swajaya

Hubungan bilateral antara Singapura dan Indonesia memasuki usia 50 tahun. Sepanjang periode tersebut, banyak program dan kerjasama yang direalisasikan kedua negara. Baik itu investasi, perdagangan, pariwisata, hukum, sampai keamanan.

Untuk investasi, pada tahun 2016, foreign direct investment (FDI) Singapura ke Indonesia meningkat 55%, dengan nilai USD 9.2 miliar dari sebelumnya USD 5.9 miliar pada tahun 2015. Selama 4 tahun terakhir, Singapura menjadi investor terbesar di Indonesia.

Duta Besar Indonesia di Singapura, I Gusti Ngurah Swajaya menjelaskan, hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura terus meningkat. Kerjasama ekonomi, pendidikan, hingga pariwisata antar kedua negara semakin baik. Dalam rangka memperingati 50 tahun hubungan bilateral Indonesia-Singapura, dibuat konsep Rising 50. Rising dalam artian Republik Indonesia-Singapura.

Dia memaparkan, gross domestic product (GDP) yang dimiliki Singapura sebesar USD 56.284 per kapita dengan total perdagangan sebesar USD 730,9 miliar pada tahun 2014. Industri unggulan yang dimiliki Singapura ialah refined, proteleum product, makanan dan minuman, tembakau, pharmatecucial dan bioligical product, produk optik.

Meski Singapura saat ini menjelma menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia, namun Ngurah Swajaya yakin, pada tahun 2030 nanti, Indonesia akan menyusul masuk ke dalam 7 besar kekuatan ekonomi dunia.

Dari catatannya, kondisi Indonesia berada di dalam 16 kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Tenaga kerja yang terserap sebanyak 55 juta.

“Singapura kenapa bisa maju, dan apa yang bisa kita lakukan. Singapura menjadi negara besar karena inovasi dan teknologi. Tak terkecuali pendidikan. Meski Singapura negara kecil dengan jumlah penduduk 5,4 juta, tapi mereka memanfaatkan big data. Semua penggunaan mereka gunakan. Pada 5 tahun mendatang, Singapura akan jadi negara berpenghasilan tertinggi dunia,” jelasnya.

Di samping itu, Singapura menegakkan rule of law, dan bunga perbankan 2%. Kondisi itu jauh berbeda dengan Indonesia, dengan bunga perbankan masih berada di kisaran 9%-10%.

“Cadangan devisa Singapura 2 kali lipat lebih besar dari Indonesia. Pendapatan dari ekspor hampir 2x lipat dari GDP. Kelemahannya, kalau terjadi krisis global, Singapura langsung terdampak,” katanya.

Besaran kontribusi GDP Singapura di dukung oleh sektor perdagangan manufaktur sebsar 26,4%, jasa 69%, kepemilikan property 4,7%. Total perdagangan pada tahun 2015 sebesar S$ 884 triliun (tahun 2014 S$ 977 triliun), total ekspor S$ 513 triliun (tahun 2014 S$ 476), domestik ekspor S$ 268 triliun (tahun 2014 S$ 233 triliun), re export sebesar S$ 245 triliun (tahun 2014 S$ 243 triliun), total impor sebesar S$ 464 triliun ( tahun 2014 S$ 408 triliun).

“Sebenarnya Indonesia bisa masuk ke Singapura dengan penetrasi pasar. Produk-produk Indonesia, khususnya Jawa Timur cukup potensial di Singapura,” katanya.

Dia juga ingin produk asal Jawa Timur masuk ke Singapura. Kedubes Singapura akan menyediakan etalase khusus untuk produk dari Jawa Timur. “Silakan di display produk dari Jawa Timur. Nanti kita akan mengundang KADIN Singapura, dan akan memberikan fasilitas e-commerce,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KADIN Surabaya, Dr Ir Jamhadi, MBA, menjelaskan, Singapura merupakan negara yang masuk dalam 5 besar foreign direct investment (FDI) di Jawa Timur dalam kurun waktu 7 tahun terakhir. Nilainya USD 962 juta untuk 16 proyek.

Neraca perdagangan antara Singapura dan Jawa Timur selama ini defisit, namun pada tahun 2016 ini mengalami surplus USD 466 juta. “Sampai sekarang Singapura paling agresif untuk berinvestasi ke Jawa Timur. Belakangan ini yang diminati sektor minyak dan gas (migas),” kata Jamhadi yang juga Dirut PT Tata Bumi Raya. (ptms40@gmail.com)

Tinggalkan Komentar

www.kadinsurabaya.or.id adalah website resmi Kadin Surabaya

ketua Kadin Surabaya

Facebook

Office

Address:
Kompleks Ruko Manyar Megah Indah RMI Blok C-25 Jl. Ngagel Jaya Selatan
Surabaya 60284

Phone:
031-5043733, 5043569

Fax:
031-5026120

Email:
kadinsurabaya@yahoo.com