Content: / /

Racikan Kopi Khas Jatim Dengan Peralatan Tradisional

Kuliner

24 Juli 2017
Racikan Kopi Khas Jatim Dengan Peralatan Tradisional

Festival kopi khas Jatim.(dinie tama/ zainuddin).

Kopi kini merupakan salah satu kebutuhan utama bagi masyarakat urban seperti di Surabaya. Kopi tidak lagi sekedar dianggap sebagai jenis minuman yang biasa dikonsumsi, namun telah berkembang sebagai sebuah gaya hidup modern dan mempunyai nilai seni, potensi dan ekonomi.

Fakta menarik ini menginspirasi Dewan Kesenian Jawa Timur yang menyelenggarkan Festival Kopi Jawa Timur di Gedung Cak Durasim mulai 24-25 Juli 2017 yang dibuka oleh Kepala Biro Aministrasi dan Pemerintahan Provinsi Jawa Timur Anom Surahno, Senin (24/7).

Taufiq Hidayat Ketua Dewan Kesenian Jawa Timur mengatakan kegiatan tersebut memberikan kesempatan atau wadah pertemuan bagi semua yang telah dipersatukan oleh kopi mulai dari petani kopi, pengusaha kedai kopi, para profesional di bidangnya seperti barista dan konsultan, supplier peralatan dan bahan, seniman dan musisi sampai ke peminum kopi sehari-hari.

" Kegitan ini selain mempertemukan seluruh komunitas pecinta kopi, tetapi juga memberikan edukasi bagaimana pembuatan kopi,ngopi yang baik, pemilihan jenis kopinya. Jadi itulah yang menjadi dasar utama, di dalam kopi ada nilai artistik, dan potensi ekonomi, untuk itu kami selenggarakan festival ini,"ujarnya.

Sementara itu Anom Surahno yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Kesenian Jawa Timur dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap masyarakat mulai mengembangkan bisnis kopi, karena Jawa Timur merupakan salah satu daerah penghasil kopi.

"Dalam mengembangkan bisnis kopi kita jangan kalah dengan negara lain. Amerika tidak mengahsilkan kopi, tapi cafe Starbuck ada dimana-mana, padahal Amerika bukan negara penghasil kopi, ternyata kopi kita lebih banyak dijual di luar negeri,"ujarnya.

Ia menambahkan sudah saatnya masyarakat Jawa Timur  mulai mengembangkan budaya minum kopi dari hasil petani kopi Jawa Timur dengan mencontoh budaya masyarakat Jepang yang sudah lebih dulu mengembangkan budaya minum teh dari para petani teh Jepang.   

" Jika di Jogja ada warung Angkringan, di Jawa Timur harusnya ada warung cangkrukan dengan menu utama kopi racikan dari petani kopi Jawa Timur,'tambahnya.

Festival Kopi Jawa Timur tersebut diramaikan dengan kompetisi bambu driper yang menyerupai kukusan bambu tradisional.

Selain juga mengusung isu fenomena kopi Jawa Timuran di tengah menggeliatnya kopi nusantara. Keramaian itu masih ditambah dengan hadirnya para petani kopi dan tiga puluhan tenan kopi yang  menyuguhkan kopi-kopi yang berasal dari wilayah penghasil kopi di Provinsi Jawa Timur. (zainuddin).

Tinggalkan Komentar

www.kadinsurabaya.or.id adalah website resmi Kadin Surabaya

ketua Kadin Surabaya

Facebook

Office

Address:
Kompleks Ruko Manyar Megah Indah RMI Blok C-25 Jl. Ngagel Jaya Selatan
Surabaya 60284

Phone:
031-5043733, 5043569

Fax:
031-5026120

Email:
kadinsurabaya@yahoo.com