Content: / /

LPS telah Melakukan Likuidasi Terhadap 79 Bank

Keuangan

21 April 2017
LPS telah Melakukan Likuidasi Terhadap 79  Bank

Dimas Yuliharto, Direktur Group Penanganan Klaim Lembaga Penjaminan SImpanan Kalim ketika memaparkan materinya tentang Resolosi Bank Gagal.

Sejak LPS berdiri di tahun 2005 hingga 31 Maret 2017, ada 5 BPR yang telah dilikuidasi di provinsi Jawa Timur. Secara nasional, LPS telah melakukan likuidasi terhadap 79  bank. Bank yang dilikuidasi tersebut adalah 1 bank umum, 73 BPR, dan 5 BPRS.

Selain itu, LPS juga telah melakukan penyelamatan bank pada tahun 2008 yaitu Bank Century atau yang saat ini dikenal dengan nama JTRust Bank. Kedepannya, LPS semakin mempersiapkan diri baik dari sisi SDM maupun ketentuan untuk menghadapi tantangan yang ada dalam rangka menjalankan fungsinya.

Tedy Herdyanto, Direktur Group Likuidasi Bank pada sosialisasi  penjaminan LPS di Surabaya, 18/4/2017, mengatakan LPS akan memberikan penjaminan dana nasabah yang disimpan sesuai aturan LPS. Misalnya bunga penjaminan untuk bank umum adalah 6,25 persen, dan untuk BPR 7,50 persen.

“Jika ada nasabah yang minta bungan diatas penjaminan, maka harus membuat surat pernyataan bahwa dananya tidak dijamin LPS. Dan ternyata, ada nasabah yang bersedia membuat surat pernyataan,” kata Tedy.

Dijelaskan sebelum LPS berdiri dengan fungsi menjalankan Penjaminan dan memelihara stabilitas system perbankan sesuai kewenangannya setidaknya ada 3 institusi yang pernah menjalankan fungsi Penjaminan yaitu Bank Indonesia, BPPN, dan UP3.

Dengan ditetapkannya  UU PPKSK, ruang lingkup fungsi LPS menjadi semakin besar terutama dalam hal (1) pemantauan dan pemeliharaan stabilitas sistem keuangan; (2) penanganan krisis sistem keuangan secara lebih dini (early warning system); dan (3) penanganan permasalahan bank sistemik dengan tambahan alternatif resolusi melalui Purchase and Assumption dan Bridge Bank, serta (4) menjalankan program restrukturisasi perbankan.
Dalam rangka mempermudah pelaporan bank kepada LPS, saat ini LPS telah mempersiapkan system dimana bank dapat melakukan pelaporan secara elektronik. Aplikasi yang dinamakan e-Laporan ini telah digunakan oleh seluruh bank umum dalam 3 kali pelaporan posisi simpanan yaitu bulan Januari s.d Maret 2017 kemarin.

BPR dan BPRS secara nasional diharapkan juga dapat segera menggunakan aplikasi ini sehingga diharapkan dapat menggantikan pelaporan selama ini yang dilakukan secara manual.(zainuddin).

Tinggalkan Komentar

www.kadinsurabaya.or.id adalah website resmi Kadin Surabaya

ketua Kadin Surabaya

Facebook

Office

Address:
Kompleks Ruko Manyar Megah Indah RMI Blok C-25 Jl. Ngagel Jaya Selatan
Surabaya 60284

Phone:
031-5043733, 5043569

Fax:
031-5026120

Email:
kadinsurabaya@yahoo.com