Content: / /

Jokowi Resmikan Pembangkit Listrik Total kapasitas 500 MW

Properti

21 Maret 2017
Jokowi Resmikan Pembangkit Listrik  Total kapasitas 500 MW

Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Presiden Jokowi, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, dan Dirut PT PLN Sofyan Basir

Jokowi Resmikan Pembangkit Listrik  Total kapasitas 500 MW
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meresmikan 8 Mobile Power Plant (MPP) tersebar dengan total kapasitas 500 MW. Acara peresmian ini dipusatkan di MPP Mempawah 4 x 25 MW yang terletak di Desa Jungkat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, Pontianak ( 18/3).

Selain Presiden Jokowi, juga hadir mendampingi Presiden yakni Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Ignasius Jonan serta sejumlah menteri Kabibet Kerja dan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis.

"Saat saya kemari, saya tanyakan kapan MPP ini akan selesai, Dirut PLN menjanjikan kepada saya 6 bulan, dan beliau berhasil buktikan hal tersebut, PLN berhasil buktikan hal tersebut." Kata Jokowi.

Jokowi mengatakan bahwa listrik merupakan elemen yang sangat penting bagi pembangunan Indonesia. Tidak akan ada pabrik, investor dan pembangunan lainnya jika tidak ada listrik, padahal berbagai investasi tersebut berpeluang menyerap tenaga kerja. Oleh karena itu kecepatan ini sangat dibutuhkan, dan PLN berhasil mewujudkannya.
Jokowi juga berpesan agar pasokan gas untuk pembangkit listrik MPP Pontianak agar diprioritaskan.

Adapun ke 8 MPP yakni :
1. MPP Jeranjang- Lombok dengan kapasitas ( 2 x 25 MW) yang telah beroperasi sejak tanggal 27 Juli 2016.
2. MPP Air Anyir- Bangka dengan kapasitas (2x25 MW) beroperasi sejak 13 september 2016
3. MPP Tarahan – lampung (4x25 MW) beroperasi sejak 29 september 2016
4. MPP Nias (1x25 MW) Mulai beroperasi pada 31 oktober 2016
5. MPP balai Pungut-Riau dengan kapasitas (3x25 MW) mulai beroperasi sejak 13 November 2016
6. MPP Suge- belitung (1x25 MW) mulai beroperasi pada 22 November 2016
7. MPP Paya Pasir-Medan berkapasitas (3x25 MW) mulai beroperasi sejak 9 desember 2016.
8. MPP Pontianak kapasitas (4x25 MW) mulai beroperasi pada 8 November 2016.

Keseluruhan pembangkit tersebut berhasil diselesaikan PLN melalui penugasan kepada anak Perusahaan PLN, yakni Bright Batam hanya dalam waktu 6 Bulan. Terhitung sejak di groundbreaking oleh Presiden pada semester awal 2016 lalu. Pembangungan keseluruhan proyek tersebut menelan biaya lebih dari delapan triliun rupiah. Kedelapan pembangkit listrik tersebut merupakan program 35.000 MW.

“Peresmian 8 unit pembangkit listrik tenaga gas ini merupakan bukti komitmen PLN dalam percepatan program 35.000 MW dalam peningkatan ratio elektrifikasi tanah air sebesar 99,7 persen pada 2019,”

“Kami berharap dengan adanya 8 tambahan MPP tersebar  berkapasitas total 500  MW ini bisa menambah keandalan sistem kelistrikan terutama di NTB, Sumatera Utara, Lampung, Bangka Belitung, Pekanbaru Riau serta kalimantan Barat. Ketersediaan energi listrik sangat strategis karena berdampak pada perkembangan investasi daerah dan perekonomian masyarakat” jejar Dirut PT PLN Sofyan Basir. (zainuddin).

Tinggalkan Komentar

www.kadinsurabaya.or.id adalah website resmi Kadin Surabaya

ketua Kadin Surabaya

Facebook

Office

Address:
Kompleks Ruko Manyar Megah Indah RMI Blok C-25 Jl. Ngagel Jaya Selatan
Surabaya 60284

Phone:
031-5043733, 5043569

Fax:
031-5026120

Email:
kadinsurabaya@yahoo.com