Content: / /

Jawa Timur Merintis Hubungan Dagang dengan Polandia

Keuangan

23 November 2016
Jawa Timur Merintis Hubungan Dagang dengan Polandia

Rombongan Pemprov Jawa Timur dan Komisi I DPR RI bersama Dubes RI di Polandia, Peter Gontha

Pemerintah Provinsi Jawa Timur merintis hubungan dagang dengan pemerintah Polandia. Penjajakan kerja sama ini diwakili Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) yang saat ini sedang melakukan kunjungan kerja ke Warsawa, ibukota negara Polandia.

Dalam kunjungan selama sepekan di Polandia, Gus Ipul yang didampingi sejumlah pejabat Pemprov Jawa Timur dan Konsul Kehormatan Polandia di Surabaya, Sudomo Margontoro serta Tim Ahli Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur, Dr Ir Jamhadi, MBA, disambut jamuan makan malam oleh Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI), Peter F Gontha di KBRI Warsawa pada Selasa (22/11/2016) waktu setempat.

Kebetulan juga sedang di Warsawa rombongan Komisi I DPR RI yang dipimpin Nurhayati Assegaf dan Titiek Soeharto. Hadir juga dalam makan malam itu Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

"Neraca perdagangan kita dengan sejumlah negara sekarang cenderung menurun. Dengan Singapura turun. Dengan Eropa stagnan. Karena itu, kita mulai merintis dengan negara-negara yang selama belum besar neraca perdagangannya," terang Gus Ipul dalam siaran pers, Rabu (23/11/2016).

Peter Gontha yang juga dikenal sebagai pengusaha dan musisi jazz mengaku sangat gembira dengan kehadiran Gus Ipul dan delegasi dari DPR RI. Ia berharap pemerintah Jawa Timur memelopori hubungan dagang dan kerjasama dengan Polandia, terutama di bidang pertanian dan industri pangan.

"Biaya pendidikan di sini juga murah. Mengirim seorang mahasiswa ke Amerika Serikat (AS), bisa untuk membiayai 6 mahasiswa kita di Polandia. Untuk bidang sains dan pertanian, di sini sudah sangat bagus. Jadi kirim mahasiswa kita ke sini untuk belajar sain dan pertanian," kata Gontha.

Gus Ipul mengamini saran Dubes Gontha. Dia menegaskan, Polandia menjadi tujuan misi dagang karena negara ini telah lama menjadi basis industri dan produk pertanian untuk Uni Eropa.

Harga daging sapi, misalnya, setara dengan 60.000 rupiah per kilo gram. Sedangkan ayam mencapai 15.000 rupiah per kilo gram. Namun, selama ini, produk-produk Polandia belum bisa masuk langsung ke Indonesia.

"Rasanya bisa jadi alternatif untuk membuat kompetitif harga daging dan produk pertanian di Jawa Timur," katanya.

Kementerian Pertanian RI saat ini sedang melakukan inspeksi terhadap sejumlah industri peternakan di negara eks Uni Soviet ini. Sebagai negara anggota Uni Eropa, Polandia mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di kawasan ini. Berkisar antara 3 sampai 4 persen per tahun. (*)

Tinggalkan Komentar

www.kadinsurabaya.or.id adalah website resmi Kadin Surabaya

ketua Kadin Surabaya

Facebook

Office

Address:
Kompleks Ruko Manyar Megah Indah RMI Blok C-25 Jl. Ngagel Jaya Selatan
Surabaya 60284

Phone:
031-5043733, 5043569

Fax:
031-5026120

Email:
kadinsurabaya@yahoo.com