Content: / /

3 Kandidat Memperebutkan Ketua REI Jatim

Properti

26 Agustus 2017
3 Kandidat Memperebutkan Ketua REI Jatim

Calon Ketua REI Jatim : Wasito Agus Pramono – Nur Wahid – Deny Wahid

Organisasi properti Real Estate Indonesia (REI) DPD Jawa Timur akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke XIV pada 29-30 Agustus 2017 di Shangri La Hotel Surabaya. Selain isu perumahan yang akan dibahas, dalam Musda ini akan menentukan siapa yang akan menjadi Ketua REI Jawa Timur menggantikan Totok Lucida.

Dari informasi yang dihimpun tim media Kadinsurabaya.or.id, terdapat 3 calon yang sudah menyatakan diri untuk maju memperebutkan Ketua REI DPD Jawa Timur. Ketiga calon tersebut ialah Nurwahid, Deni Wahid dan Wasito Agus Pramono.

“3 nama itu yang beredar untuk maju jadi calon Ketua REI Jawa Timur. Pendaftaran resmi akan dibuka pada saat Musda nanti,” kata Panitia Pelaksana Musda REI XIV, Mirza Muttaqin saat rapat Pleno Panitia Pelaksana Musda REI Jatim di Graha REI Jatim Surabaya, Jum'at (25/8/2017).

Pada kesempatan itu, di hadapan para peserta rapat, masing-masing calon Ketua menyampaikan pandangannya tentang kondisi perumahan saat ini, utamanya penyediaan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Denny Wahid, misalnya. Direktur PT Panca Sempurna Jaya ini memandang penting penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan tidak tetap. “Pada Rakerda (rapat kerja daerah) tahun 2016 lalu, pernah dibahas tentang penyediaan rumah bagi informal. Kami pernah usul, mereka menabung dulu selama 6 bulan. Saat menanbung itu, akan ketahuan average tabungannya per bulan. Sehingga akan tahu kemampuan belinya,” ujarnya.

“Saya minta, selain KPR (kredit kepemilikan rumah) untuk sektor forman, di sektor informal juga bisa ada,” lanjut Wakil Ketua Bidang Perumahan Sejahtera Tapak REI Jatim ini.

Pandangan yang sama diungkap Nur Wahid. Wakil Ketua REI Jawa Timur ini menilai, masyarakat pekerja informal juga punya hak untuk bisa mendapatkan fasilitas KPR. Dari hitungannya, jumlah pekerja informal mencapai 60% sampai 70%. “Mereka umumnya punya kemampuan tapi tidak bankable," kata Nur Wahid.

Rata-rata, masyarakat berpenghasilan tidak tetap tersebut merupakan pengusaha usaha kecil menengah (UKM). Namun, untuk bisa mengakses KPR, biasanya harus punya SIUP atau NPWP.

 “Nah mereka untuk mengurus itu tidak mau. Akhirnya mereka memilih kontrak rumah di dekat lokasi jualannya. Ini jadi dampak sosial yang besar. Ini persoalan serius yang perlu diperhatikan Pemerintah,” kata Nur Wahid.

Dan Wasito mendukung penuh, agar REI Jawa Timur bisa membuat rekomendasi kepada pemerintah pusat, agar pekerja informal bisa mendapat fasilitas FLPP.

“Kami sepakat untuk membangun rumah subsidi untuk masyarakat. Target kami sampai akhir tahun, bisa membangun 25 ribu unit, dan sampai bulan Juli 2017 tercapai 11 ribu unit,” jelasnya.

 

Penulis : Junaidi

E : ptms40@gmail.com

Tinggalkan Komentar

www.kadinsurabaya.or.id adalah website resmi Kadin Surabaya

ketua Kadin Surabaya

Facebook

Office

Address:
Kompleks Ruko Manyar Megah Indah RMI Blok C-25 Jl. Ngagel Jaya Selatan
Surabaya 60284

Phone:
031-5043733, 5043569

Fax:
031-5026120

Email:
kadinsurabaya@yahoo.com